13 September 2018 | Bandung
Hai.. I'm broke haha.. yeah that is true..
Setelah beberapa lama gw nahan kebimbangan gw akan agama dan ketenangan di Cikarang, akhirnya gw memutuskan untuk pindah dan memulai awal yang baru. Mungkin orang mengira gw adalah orang yang labil dan sebagainya. Tapi mereka tidak akan pernah paham kalau gw menjelaskan penyebabnya. Gw takut riba.
Sekarang gw udah ada di Bandung. 2 hari yang lalu gw kesini dan mencoba mencari sebuah pekerjaan disini. Gw cukup nekat dan butuh pengorbanan untuk melakukan ini karena harus meninggalkan kenyamanan sebelumnya untuk mencari sebuah pelajaran baru. Hati gw lah yang paling menginginkan ini. Gw cukup lama menahan diri untuk keluar dari bayang-bayang hidup di Cikarang yang bisa gw bilang lebih nyaman untuk gw jalani. Semakin gw tahan semakin gw memburuk keadaan karir gw disana, tapi mungkin meskipun keadaan memburuk disana gw masih punya keluarga. Tapi hati gw ingin lepas dari itu semua.
Gw akan jujur. Di Cikarang gw stuck dengan hidup yang tak membuat gw lebih baik dalam menjalaninya. Pertama, gw merasa stuck. Gw bingung harus mencari sebuah pelajaran darimana lagi. Mentor gw disana sibuk dengan dirinya sendiri. Dia lebih suka memperkaya diri sendiri, membiarkan anak-anaknya mencari kesibukan lain. Menurut gw dia belum siap menjadi pemimpin karena pemimpin seharusnya menuntun anak-anaknya untuk sukses seperti yang dia katakan. Tapi dia tidak. Dia hanya seperti memberi makan atau mungkin uang lalu pergi. Dia tidak menuntun untuk menciptakan sebuah kebiasaan dahulu kepada anak-anaknya. Tapi gw gak mau menyalahkan nya atau orang lain. Menurut gw tak ada salahnya jika dia ingin memperkaya diri. Itu hak hidup dia. Yang gw permasalahkan mungkin tak ada lagi ilmu yang bisa gw dapat darinya. Sudah saatnya gw pergi untuk mencari sebuah pelajaran baru lebih dalam. Yang gw inginkan adalah memperkaya diri dengan ilmu bukan hanya dengan uang.
Kedua, keluarga gw. Di mulai dari Ayah gw yang tidak yakin dengan yang gw lakukan sendiri. Dia selalu meragukan gw dalam berusaha. Kata-kata yang membuat hati gw tertusuk adalah ketika gw pulang kampung kemarin, dia mengatakan "Si Uyun (nama panggilan gw di keluarga) itu ngapain di Cikarang. Ngejalanin properti mana hasilnya. Gak ada hasilnya. Mending kesini (Semarang)"
Disitu gw tersenyum sedikit dan menggelengkan kepala. Gw menahan diri untuk tidak melakukan hal yang kekanak-kanakan, tapi cukup tau ternyata itu yang dipikirkan Ayah gw ketika gw berjuang jatuh bangun menjalani proses yang sulit untuk merubah diri gw ke level dewasa, ketika gw bekerja dengan susah payah dibandingkan pekerjaan biasa, ternyata yang dia inginkan hanyalah hasilnya. Dan hasil yang dia maksud adalah uang yang banyak, rumah, dll. Ayah gw memang bukan orang yang bijak. Dia memang orang yang hebat dalam kegigihan dalam kerja keras, tapi dia melupakan sebuah inti-inti dalam kehidupan bahwa ada sebuah proses dalam setiap hasil yang diinginkan. Apalagi di jaman sekarang. Selain itu menurut gw, kerja keras seharusnya bukan hanya untuk uang tetapi juga untuk sebuah ilmu yang sifatnya bisa diturunkan supaya bermanfaat untuk orang lain dan itulah yang gw ingin buktikan ke dia.
Selain Ayah gw, kakak-kakak gw juga berpengaruh dalam kehidupan gw. Di Cikarang gw punya kakak-kakak yang memiliki pekerjaan dengan bayaran yang cukup bagus dan mereka cukup baik ke gw meskipun sesekali membuat gw merasa tertekan, tapi menurut gw itu wajar, tapi sayangnya hal tersebut membuat gw terlalu nyaman. Ya, gw merasa terlalu nyaman ketika pekerjaan gw mungkin tidak berjalan mulus di bulan itu, gw bisa pulang ke tempat mereka numpang makan atau meminjam uang yang mana justru jadinya mereka beri. Gw merasa hal tersebut membuat gw merasa terlalu nyaman karena gw gak pernah benar-benar harus kesusahan ketika tidak punya uang. Gw gak perlu tertekan yang mana malah membuat motivasi gw turun. Gw merasa harus keluar dari zona ini. Gw harus bertanggung jawab untuk hidup gw sendiri bagaimana pun itu caranya.
Lalu gue memutuskan untuk pindah ke Bandung. Ketika teman-teman kerja gw di property bertanya kenapa gw pindah ke Bandung gw cuman jawab "aku pengen belajar lebih banyak lagi". Mereka tanya "Kamu mau kuliah?" Dan gw jawab "Engga, aku cuman mau belajar lebih banyak tentang kehidupan". Tapi meskipun gw pindah ke Bandung untuk belajar agama, kehidupan dan mencari jati diri gue, tapi passion gue masih sama yaitu di bisnis. Itulah sebabnya gw juga harus punya penghasilan yang bisa ditabung selama disini. Paling ngga setelah dapet jawaban di tempat ini, gw bisa buka usaha atau bisnis setelah itu. Besok gw akan mulai nyari kerja dan semoga saja ada 1 pekerjaan yang bisa gw dapet disini. Dan btw gw gak akan balik ke Cikarang sebelum mendapat jawaban sebenarnya siapa diri gw ini dan mengenali diri sendiri.
Yah sudahlah... gw udah capek ngetik dan habis ini gw mau jemput temen dulu yang ngizinin gw buat tinggal di kosan nya sementara. Bye..

Comments